Ketahui Ini sebelum Tanam Benang untuk Mengencangkan Wajah

Pertambahan usia bukan satu-satunya pemicu penurunan kekencangan & elastisitas kulit, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain seperti stres, kehilangan berat badan yang signifikan, paparan sinar UV, dsa. Ini yang mengakibatkan wajah terlihat “boros” padahal usia masih terbilang muda. Untuk mengencangkan wajah, belakangan sedang booming dengan metode thread lift atau Tanam Benang di wajah yang sebetulnya sudah populer di Korea sejak tahun 2002 lalu. Tak ketinggalan, para selebriti juga melakukan perawatan kecantikan ini untuk menunjang penampilan sebut saja pedangdut Dewi Persik, musisi Maia Estianty, dkk.

Sekilas, tanam benang merupakan metode perawatan kecantikan dengan menanamkan benang jenis PDO (polydioxanone) yang bisa diserap oleh kulit dengan sebelumnya menyuntikkan obat bius lokal. Benang ini akan merangsang produksi kolagen sehingga masalah kecantikan wajah seperti kulit mengendur bisa diatasi. Treatment ini bisa dibilang tidak murah, bahkan bisa mencapai 15 juta Rupiah. Sayangnya, hasil dari tanam benang hanya bertahan 1 – 2 tahun saja. Artinya, harus tanam benang lagi untuk menjaga kekencangan & elastisitas kulit. Tertarik untuk mengencangkan wajah dengan tanam benang? Ketahui ini sebelumnya:

Syarat

Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum treatment tanam benang di antaranya:

  • Menghindari vitamin E. Vitamin E memang berkhasiat bagi kulit, jantung, kesuburan, dsb, tapi hindari suplemen, makanan, & minuman yang mengandung vitamin E sejak 1 – 2 minggu sebelum treatment tanam benang. Vitamin E dapat bertindak sebagai pengencer darah sehingga memicu terjadinya pendarahan yang cukup lama.
  • Menangani jerawat. Jangan tanam benang ketika berjerawat terlebih dalam kondisi yang kronis. Sebaiknya tangani jerawat terlebih dahulu baik dengan menggunakan bahan alami, obat jerawat, maupun pengobatan modern sebelum treatment. Prosedur tanam benang ditakutkan malah akan memperparah jerawat atau memperburuk kondisi kulit.

Treatment ini tidak dianjurkan bagi yang tengah mengandung dan mengidap penyakit diabetes yang dapat memperlambat bahkan memperparah bekas luka.

Pantangan

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus memaksimalkan hasil tanam benang, ikuti pantangan-pantangan berikut:

  • Tidak membasuh wajah dengan air hangat. Pastikan tidak membasuh wajah pasca treatment tanam benang dengan menggunakan air hangat. Hal ini akan membuat wajah menjadi biru-biru bahkan menimbulkan rasa sakit.
  • Tidak melakukan perawatan wajah. Perawatan wajah yang dalam prosedurnya ada pemijatan (facial, totok wajah, dll) serta memancarkan panas (laser, radiofrequency, dsb) sebaiknya tidak dilakukan minimal 1 bulan setelah treatment. Ditakutkan akan memperparah bekas luka.
  • Tidak menggunakan riasan wajah & berenang. Untuk menjaga kebersihan bekas luka, disarankan tidak menggunakan riasan wajah & berenang kurang lebih 3 hari pasca perawatan.
  • Tidak memaparkan wajah pada sinar matahari langsung. Sebisa mungkin menghindari wajah dari paparan sinar matahari langsung setelahnya. Hal ini lantaran panas dari sinar matahari akan membuat benang mudah larut sehingga khasiatnya kurang maksimal.
  • Tidak mengkonsumsi obat pengencer salah. Setelah perawatan pun penting untuk menjauhkan diri dari obat pengencer darah karena luka lebih mudah berdarah.

Efek samping & resiko

Adapun efek samping yang ditimbulkan pasca tanam benang yakni wajah biru-biru yang bisa disebabkan karena benang menyentuh pembuluh darah. Namun, efek samping ini bisa hilang setelah pemberian salep atau beberapa waktu ke depan. Benang menonjol keluar juga bisa menjadi efek sampingnya. Hal ini bisa dipicu lantaran pasien melakukan banyak pergerakan mulut sehingga membuat pergeseran benang. Namun, ini bisa kembali diperbaiki oleh dokter.

Perawatan ini juga menawarkan resiko jika tidak dilakukan oleh dokter yang tidak berkompeten berupa infeksi, pendarahan, bahkan hingga kerusakan saraf. Untuk itu, hati-hati saat memilih dokter untuk melakukan tanam benang. Pastikan telah berpengalaman, punya izin praktek yang legal, dan direkomendasi banyak orang. Untuk keamanan & menekan budget, Anda bisa lakukan cara lain dalam pengencangan kulit wajah yakni chemical peeling. Pasalnya, biaya chemical peeling hanya berkisar ratusan ribu rupiah.